Changhong Energy, melalui anak perusahaannya Changhong Sanjie, telah mengumumkan rencana investasi sekitar 1 miliar RMB (~$137 juta USD) untuk membangun basis produksi baterai lithium-ion berkecepatan tinggi baru di Malaysia. Fasilitas ini akan berfokus pada produksi sel silindris 18650 dan 21700, dengan kapasitas tahunan gabungan 170 juta unit. Baterai ini dirancang untuk aplikasi termasuk perkakas listrik dan kendaraan udara tak berawak (UAV).
Langkah strategis ini bertujuan untuk menghindari hambatan perdagangan internasional, seperti tarif, dan melayani pelanggan di luar negeri yang membutuhkan baterai dengan tingkat pengosongan tinggi dengan lebih baik. Perusahaan mengharapkan pabrik baru ini akan meningkatkan daya saing globalnya dan mengurangi risiko rantai pasokan.
Bagi pembeli B2B di industri seperti perkakas listrik, UAV, dan perangkat penguras daya tinggi lainnya, ekspansi ini mendiversifikasi rantai pasokan global untuk sel lithium-ion silindris. Ini berpotensi menawarkan harga yang lebih kompetitif dan waktu tunggu yang lebih singkat untuk pasar di luar Tiongkok. Langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas dari produsen baterai Tiongkok yang memindahkan produksi ke Asia Tenggara untuk memungkinkan pasokan lokal, memenuhi permintaan regional, dan mengurangi risiko geopolitik.
Menurut pengumuman perusahaan, basis di Malaysia diharapkan mulai beroperasi setelah persetujuan peraturan dan jadwal konstruksi. Perkembangan ini menggarisbawahi penataan ulang rantai pasokan baterai global yang sedang berlangsung.