Komisi Mineral Ghana telah berhasil menyelesaikan program pelatihan survei aeromagnetik berbasis drone yang pertama di negara tersebut. Inisiatif ini memanfaatkan UAV hybrid daya tahan lama Skyfront Perimeter 8 yang terintegrasi dengan magnetometer sensitivitas tinggi Geometrics MagArrow II. Delali Dagodzo, pilot drone berlisensi pertama di Ghana, memimpin pelatihan tersebut, yang membekali 15 profesional geosains dengan keterampilan penting dalam operasi survei geofisika UAV, perencanaan misi, dan akuisisi data.
Kombinasi platform ini menghasilkan survei magnetik tingkat helikopter dengan biaya yang lebih murah dibandingkan pesawat berawak, sehingga memungkinkan identifikasi struktur geologi bawah permukaan dan deposit mineral dengan resolusi tinggi.
Bagi pelanggan B2B di bidang pertambangan, eksplorasi mineral, dan layanan geofisika, penerapan ini merupakan alternatif yang matang, hemat biaya, dan terukur dibandingkan survei berawak tradisional. Ini menyoroti model transfer teknologi yang dapat direplikasi, menawarkan kemampuan akuisisi data presisi tinggi untuk eksplorasi sumber daya di wilayah terpencil atau berkembang.
Sumber: GameUpNews