Data penjualan Juli 2026 dari Tiongkok mengonfirmasi penurunan struktural dan yang semakin cepat di pasar kendaraan mesin pembakaran internal (ICE), dengan kendaraan listrik baterai murni (BEV) muncul sebagai satu-satunya segmen yang tumbuh. Menurut angka industri, total penjualan mobil di Tiongkok turun sebesar 3,9% dari tahun ke tahun pada bulan Juli. Namun, penurunan ini sepenuhnya didorong oleh kendaraan bermesin, karena penjualan BEV justru meningkat sebesar 6% selama periode yang sama.
Perbedaannya sangat mencolok. Penjualan kendaraan ICE murni anjlok sebesar 44%, sementara hybrid konvensional turun 4%, hybrid plug-in (PHEV) turun 21,1%, dan kendaraan listrik jarak tempuh diperpanjang (EREV) turun 16,5%. Tren ini bukan anomali satu bulan; data kumulatif untuk tujuh bulan pertama tahun 2026 menunjukkan total penjualan mobil Tiongkok turun 12,5%, dengan setiap jenis powertrain yang mengandung mesin mengalami penurunan bulanan berturut-turut.
Data ini menggarisbawahi sifat permanen transisi energi Tiongkok dan dampaknya yang mendalam pada pasar otomotif terbesar di dunia. Meskipun terjadi sedikit penurunan di awal tahun 2026 setelah perubahan program insentif, permintaan BEV telah berbalik arah dan kini tumbuh, mencapai pangsa pasar ritel rekor 65,1% pada bulan Juli. Ini menandakan pergeseran permanen dalam preferensi konsumen dan kebijakan industri.
Data ini awalnya dilaporkan oleh Electrek dan mencerminkan titik kritis yang menentukan di mana BEV adalah satu-satunya mesin pertumbuhan dalam lanskap otomotif yang bertransformasi.
Pergeseran pasar ini menandakan meningkatnya permintaan untuk berbagai aplikasi baterai di luar otomotif. Untuk sektor industri dan drone, kami menawarkan solusi baterai yang disesuaikan dengan prototipe cepat dan pesanan minimum yang fleksibel, didukung oleh alat pemilihan online untuk pencocokan parameter dan desain BMS.